Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Percakapan Bahasa Sunda 2 Orang Tentang Kerja Kelompok


Percakapan Bahasa Sunda 2 Orang Tentang Kerja Kelompok

tuliskan teks percakapan 2 orang tentang kerja kelompok dgn menggunakan bahasa sunda cukup 10 kalimat saja

Daftar Isi

1. tuliskan teks percakapan 2 orang tentang kerja kelompok dgn menggunakan bahasa sunda cukup 10 kalimat saja


Dalam bahasa Sunda, percakapan atau dialog dikenal dengan istilah paguneman. Paguneman adalah dialog atau percakapan dua arah, saling tanya jawab atau saling menimpali, antara dua orang atau lebih, dengan menggunakan kalimat langsung. Jika dilihat dari suasananya, ada dua jenis paguneman, yaitu paguneman resmi dan paguneman tidak resmi.

Contoh paguneman resmi adalah seperti diskusi, atau dalam bahasa Sunda disebut sawala. Sedangkan contoh paguneman tidak resmi adalah seperti percakapan sehari-hari dengan teman sendiri atau dengan orang tua sendiri. Di bawah ini adalah contoh paguneman atau percakapan bahasa Sunda tidak resmi, dua orang, tentang kerja kelompok:

Amir : Bud, pan poe Salasa minggu hareup tugas nyieun karangan bebas basa Sunda teh kudu dikumpulkeun nya?
Budi : Ohh enya Mir, kumaha atuh?. Kumaha lamun engke sore eta tugas kelompok teh urang dipigawe?
Amir : Enya kitu alus, kumaha atuh lamun migawe eta tugas teh di imah kuring wae?
Budi : Hayu. Kira-kira naon anu rek ditulis nya?.
Amir : Sigana anu gampil mah lamun urang ngagunakeun rumus 5W+1H wae nya?
Budi : Naon ari 5W+1H teh Mir, eta siga rumus kimia nya? (ceuk Budi bari seuri)
Amir : Eh ari Budi, kamana wae atuh, maenya henteu nyaho kana rumus 5W+1H?
Budi : Enya Mir, kuring mah can nyaho eta teh naon.
Amir : Rumus 5W+1H teh nyaeta anu nyebutkeun yen hiji tulisan, saperti karangan bebas, bisa disebut eusina cukup lamun eta tulisan miboga unsur-unsur 5W+1H.
Budi : Enya, jadi naon ari unsur-unsur 5W+1H teh?
Amir : Unsur-unsur 5W+1H teh nyaeta what, who, when, where, why jeung how
Budi : Aduh!, eta rumus teh alus pisan nya?, naha kuring kakara nyaho nya?
Amir : Enya atuh, na ari anjeun maneh kamana wae atuh (ceuk Amir bari seuri)


2. 1. Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional di Negara Indonesia, terutama kita sebagai warga Negara Indonesia wajib dan harus bisa menguasai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Seberapa penting penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (Sesuai dengan EYD) dalam bidang formal maupun nonformal, jelaskan!Bacalah wacana berikut dengan teliti!Meskipun menyandang nama bahasa persatuan, bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa ibu hanya oleh sebagian kecil saja dari penduduk Indonesia (terutama orang-orang yang tinggal di sekitar Jakarta dan kota-kota besar lainnya yang sebagian besar berbahasa Indonesia seperti Medan dan Balikpapan).Sedangkan lebih dari 200 juta orang lainnya menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua, dengan berbagai tingkat kemahiran. Sensus 2010 menunjukkan hanya 19,94% orang berusia di atas lima tahun yang menggunakan bahasa Indonesia di rumah. Di negara yang memiliki lebih dari 700 bahasa daerah dan beragam kelompok suku, bahasa Indonesia memainkan peran penting dalam mempersatukan keberagaman budaya di seluruh Indonesia. Bahasa Indonesia adalah bahasa utama di media, badan pemerintah, sekolah, universitas, tempat kerja, dll. Bahasa Indonesia baku digunakan untuk keperluan penulisan buku dan surat kabar, serta untuk siaran berita televisi/ radio. Bahasa Indonesia baku jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari, sebagian besar terbatas pada keperluan formal saja.Meskipun hal ini merupakan gejala yang umum terjadi pada kebanyakan bahasa di dunia (misalnya, bahasa Inggris lisan tidak selalu sesuai dengan standar bahasa tulis), bahasa Indonesia lisan cukup berbeda/ jauh dari bahasa Indonesia baku, baik dalam hal tata bahasa maupun kosa kata. Hal itu utamanya disebabkan karena orang Indonesia cenderung menggabungkan aspek bahasa daerahnya sendiri (misalnya, Jawa, Sunda, dan Bali) dengan bahasa Indonesia. Hal ini menghasilkan berbagai dialek bahasa Indonesia yang kedaerahan, jenis inilah yang paling mungkin didengar oleh orang asing saat tiba di sebuah kota di Indonesia. Fenomena ini diperkuat dengan penggunaan bahasa gaul Indonesia, khususnya di perkotaan. Tidak seperti varietas baku yang relatif seragam, Bahasa Indonesia daerah menunjukkan tingkat variasi geografis yang tinggi, meskipun bahasa Indonesia gaul ala Jakarta berfungsi sebagai norma de facto bahasa informal dan merupakan sumber pengaruh yang populer di seluruh Indonesia. Pemisahan bahasa Indonesia baku dan bahasa gaul Jakarta ini, oleh Benedict Anderson, disebut sebagai gejala kramanisasi. 2. Berdasarkan wacana/bacaan di atas, tentukan ide pokok/gagasan utama pada setiap paragrafnya!3. Berilah judul yang sesuai dan berilah tanggapan terhadap wacana diatas!​


Jawaban:

hahaahajjshsajkoasks


Video Terkait


Posting Komentar untuk "Percakapan Bahasa Sunda 2 Orang Tentang Kerja Kelompok"