Rangkuman Cerita Rakyat Malin Kundang
rangkuman cerita malin kundang
1. rangkuman cerita malin kundang
hiduplah satu keluarga yang miskin, antara ayah, ibu dan anak. Tuntutan ekonomi yang makin terpuruk memunculkan niat bagi sang Ayah untuk mengadu nasib ke rantau orang.
Setelah sekian lama, sang Ayah tidak pulang. Malin Kundang dan ibunya hidup dalam kesusahan. Beranjak dewasa, Malin Kundang pun mengikuti jejak ayahnya untuk merantau
Tak disangka, kapal yang ditumpangi oleh Malin Kundang diserang oleh bajak laut. Awak kapal meninggal tersisa Malin Kundang yang berlindung di salah satu ruangan. Kapal itupun akhirnya berlabuh di salah satu pesisir pantai.
Di tempat yang baru ini, Malin Kundang bekerja dengan giat dan menjadi kaya raya. Setelahnya, dia pun mempersunting gadis pujaan hati. Sejak itu dia dikenal sebagai raja dan saudagar kaya nan baik hati.
Beberapa lama menikah, sang istri mengajak Malin mengunjungi suatu tempat, dan ternyata tempat tersebut adalah kampung halaman si Malin, yang di sana berada rumah dan ibu kandungnya. Setelah sampai, sang ibu mendapat kabar bahwa Malin telah pulang. Betapa senangnya hati.
Namun sayang, Malin yang telah bergelimang harta dan tahta malah malu mengakui kalau si tua renta itu adalah ibu kandungnya. Dia malu kepada istri dan para awak kapal. Sang ibu pun menangis dan akhirnya murka, kemudian dia meminta kepada Allah SWT untuk memberikan hukuman setimpal kepada anaknya.
Tidak lama setelah itu, Malin Kundang, Istri, para awak kapal hingga fisik kapal dan seluruh properti didalamnya berubah menjadi Batu. Itulah yang kita kenal saat ini sebagai “Batu Malin Kundang” yang ada di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat.
sumber:https://kumparan.com/berita-update/sinopsis-singkat-dan-pesan-moral-cerita-malin-kundang-1vxRC4PI0bR
2. rangkuman dari cerita malin kundang
Rangkuman dari cerita Malin Kundang adalah pada sebuah desa tinggalalah seorang ibu dengan seorang anak laki-laki bernama Malin Kundang di gubuk dengan kondisi ekonomi yang sangat kurang. Pada suatu hari, anaknya ingin pergi merantau ke pulau seberang untuk meningkatkan ekonomi keluarganya. Awalnya ibu Malin tidak menyetujui niat Malin untuk pergi merantau, karena keinginan keras Malin hingga akhirnya ibu Malin mengizinkan untuk pergi merantau. Malinpun menjadi kaya akan tetapi sombong, Malin tidak lagi mengakui ibunya yang telah merawatnya dan mmebesarkannya dari kecil. Malin menjadi sangat sombong karena Harta yang dimilikinya. Ibunya Malin berkali-kali ingin bertemu dengan Malin tapi karena kesombongan Malin. Ibunya pun tega di usir untuk pulang ke kampung halamannya. Ibunya Malin Kundang sangat sakit hari atas perbuatan Malin, hingga akhirnya ibu Malin mengutuk Malin menjadi sebuah Batu. Batu tersebut sekarang terkenal menjadi sebuah cerita rakyat Malin Kundang.
PembahasanHai teman-teman BrainlyLovers...!!! Sekarang kita akan membahas cerita rakyat.
Selamat belajar...!!!
1. Pengertian
Cerita Rakyat adalah sebuah cerita yang sudah tumbuh ditengah masyarakat dan cerita ini sudah ada semenjak jaman dahulu.
2. Ciri-ciri cerita rakyat
a. Disampaikan turun-temurun
b. Tidak diketahui siapa yang pertama kali membuatnya
c. Kaya nilai-nilai luhur
d. Bersifat tradisional
e. Mempunyai banyak versi dan variasi
f. Memiliki bentuk klise di dalam susunan atau langkah pengungkapannya
g. Bersifat anoni bermakna nama pengarang tidak dikenal
h. Berkembang dari mulut ke mulut
i. Cerita rakyat disampaikan secara lisan
3. Jenis Cerita Rakyat
a. Fabel atau cerita binatang, yakni sebuah cerita rakyat yang tokoh pelakunya berupa binatang, dan binatang berikut dapat berperilaku seperti manusia. Contohnya cerita Kancil yang Cerdik dan cerita Serigala Licik.
b. Legenda, yakni sebuah cerita yang memuat mengenai asal-usul terjadinya suatu tempat, andaikata saja cerita Asal-Usul Banyuwangi, Asal Usul Danau Toba, dan Terbentuknya Tangkuban Perahu. Di propinsi Jawa Tengah lebih terkenal dengan cerita ” Baru Klinting”.
c. Mite, adalah cerita yang memuat mengenai dewa-dewi atau cerita sifatnya sakral dan penuh mistis misalnya, kisah Nyi Roro Kidul, Dewi Sri, dan Hikayat Sang Boma.
d. Sage, yakni sebuah cerita yang isinya mempunyai kandungan unsur sebuah sejarah, misalnya, Damarwulan, Ciung Wanara, dan Rara Jonggrang.
e. Epos, yakni sebuah cerita kepahlawanan, misalnya, Ramayana dan Mahabarata.
f. Cerita jenaka, yakni sebuah cerita yang menceritakan mengenai kebodohan atau sesuatu yang lucu, andaikata cerita Pak Pandir, Pak Belalang, dan Cerita Si Kabayan.
g. Parabel adalah cerita yang mengandung nilai-nilai pendidikan, baik pendidikan agama, moral, atau pendidikan lainnya. Contoh cerita Malin Kundang.
Pelajari Lebih Lanjut1. Kajian tentang resolusi cerita Malin Kundang bisa coba cek https://brainly.co.id/tugas/5119172
2. Kajian tentang ciri-ciri hikayat bisa coba cek https://brainly.co.id/tugas/2021111
3. Kajian tentang jenis cerita rakyat bisa coba cek https://brainly.co.id/tugas/4179549
Detail JawabanKelas : 8
Mapel : B. Indonesia
Bab 3 : Mendongeng
Kode : 8.1.2003
Kata Kunci : Parabel, Cerita Rakyat, Malin Kundang.
3. rangkuman cerita sejarah Malin Kundang
InticeritaMalinKundang:
Jangan durharka kepada Ibumu. sungguhnya ibu telah melahirkan dan membesarkanmu
RangkumanCeritaMalinKundang:
Zaman dahulu kala ada sebuah cerita di sebuah perkampungan nelayan Pantai Air Manis di Padang, Sumatera Barat. Ada seorang janda bernama Mande Rubayah yang hidup bersama anak laki-lakinya yang bernama Malin Kundang.
Ketika Mande Rubayah sudah tua, ia hanya mampu bekerja sebagai penjual kue untuk mencupi kebutuhan dirinya dan anak tunggalnya. Suatu hari, Malin jatuh sakit keras, hingga nyawanya hampir melayang namun akhirnya ia dapat diseiamatkan-berkat usaha keras ibunya.
Setelah sembuh dari sakitnya ia semakin disayang. Mereka adalah ibu dan anak yang saling menyayangi.
Saat Malin sudah dewasa ia meminta izin kepada ibunya untuk pergi merantau ke kota, karena saat itu sedang ada kapal besar merapat di Pantai Air Manis.
Ibu pun setuju, dan Malin pun pergi. Ibu Malin selalu mendoakan Malin agar selamat, sampai suatu ketika Malin datang. Ibu sangat senang, tetapi Malin bersikeras menganggap ibunya bukanlah ibunya. Ibu Malin sangatlah sedih, Petir datang dan Malin pun menjadi batu.
4. cerita rakyat malin kundang
Malin Kundang
Dahulu kala, tersebutlah sebuah keluarga miskin yang terdiri dari seorang ibu dan anaknya yang bernama Malin Kundang. Karena ayahnya telah meninggalkannya, sang ibu pun harus bekerja keras sendiri untuk bisa menghidupi keluarganya.
Malin adalah anak yang pintar tapi sedikit nakal. Ketika dia beranjak dewasa, Malin merasa kasihan pada ibunya yang sedari dulu bekerja keras menghidupinya. Kemudian Malin meminta izin untuk merantau mencari pekerjaan di kota besar.
“Bu, saya ingin pergi ke kota. Saya ingin kerja untuk bisa bantu ibu di sini.” pinta Malin.
“Jangan tinggalkan ibu sendiri, nak. Ibu hanya punya kamu di sini.” kata sang ibu menolak.
“Izinkan saya pergi, bu. Saya kasihan melihat ibu terus bekerja sampai sekarang.” kata Malin.
“Baiklah nak, tapi ingat jangan lupakan ibu dan desa ini ketika kamu sukses di sana” Ujar sang ibu berlinang ari mata.
Keesokan harinya Malin pergi ke kota besar dengan menggunakan sebuah kapal. Setelah beberapa tahun bekerja keras, dia berhasil di kota rantauannya. Malin sekarang menjadi orang kaya yang bahkan mempunyai banyak kapal dagang. Dan Malin pun sudah menikah dengan wanita cantik di sana. Berita tentang Malin yang menjadi orang kaya sampai lah ke ibunya. Sang ibu sangat senang mendengarnya. Dia selalu menunggu di pantai setiap hari, berharap anak si mata wayangnya kembali dan mengangkat drajat ibunya. Tetapi Malin tak pernah datang.
Suatu hari istiri Malin bertanya mengenai ibu Malin dan ingin bertemu dengan nya. Malin pun tidak bisa menolak keinginan istri yang sangat dicintainya itu. Malin menyiapkan perjalanannya tersebut menuju desanya menggunakan sebuah kapal pribadinya yang besar nan cantik. Akhirnya Malin pun datang ke desanya beserta istri dan anak buahnya.
Mendengar kedatangan Malin, sang ibu merasa sangat gembira. Dia bahkan berlari menuju pantai untuk segera melihat anak yang disayanginya pulang.
“Apa itu kamu Malin, anak ku? Ini ibu mu, kamu ingat” Tanya sang Ibu.
"Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirim kabar?" Katanya sambil memeluk Malin Kundang.
Sang istri yang terkejut melihat kenyataan bahwa wanita tua, bau, dekil yang memeluk suaminya, berkata:
"Jadi wanita tua, bau, dekil ini adalah ibu kamu, Malin"
Karena rasa malu, Malin Kundang pun segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga jatuh.
“Saya tidak kenal kamu wanita tua miskin” kata Malin.
"Dasar wanita tua tak tahu diri, Sembarang saja mengaku sebagai ibuku." Lanjut Malin membentak.
Mendengar perkataan anak kandungnya seperti itu, sang ibu merasa sedih dan marah. Ia tidak menduga, anak yang sangat disayanginya berubah menjadi anak durhaka.
"Oh Tuhan ku yang kuasa, jika dia adalah benar anak ku, Saya mohon berikan azab padanya dan rubah lah dia jadi batu." doa sang ibu murka.
Tidak lama kemudian angin dan petir bergemuruh menghantam dan menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu, Tubuh Malin Kundang kaku dan kemudian menjadi batu yang menyatu dengan karang.
Amanat: Jadilah orang yang berbakti pada orang tua. Dan janganlah sekali-kali durhaka padanya.
Semoga Cerita Rakyat Malin Kundang di atas bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua. Dan jika dari pembaca sekalian menemukan kesalahan baik dari segi penulisan maupun pembahasan dalam artikel di atas, kami membuka kritik dan saran. Terima kasih ^^
5. rangkuman cerita malin kundang dalam bahasa inggris
Jawaban:
THE LEGEND OF MALIN KUNDANG
A long time ago, in a small village near the beach in West Sumatra lived a woman and her son, Malin Kundang. Malin Kundang and his mother had to live hard because his father had passed away when he was a baby. Malin Kundang was a healthy, dilligent, and strong boy. He usually went to sea to catch fish. After getting fish he would bring it to his mother, or sell the caught fish in the town. One day, when Malin Kundang was sailing, he saw a merchant’s ship being raided by a band of pirates. With his bravery, Malin Kundang helped the merchant defeat the pirates. To thank him, the merchant allowed Malin Kundang to sail with him. Malin Kundang agreed in the hope to get a better life. He left his mother alone. Many years later, Malin Kundang became wealthy. He had a huge ship and a lot of crews who worked loading trading goods. He was also married to a beautiful woman. When he was sailing on his trading journey, his ship landed on a coast near a small village. The local people recognized that it was Malin Kundang, a boy from the area. The news ran fast in the town; “Malin Kundang has become rich and now he is here”. An old woman, who was Malin Kundang’s mother, ran to the beach to meet the new rich merchant. She wanted to hug him to release her sadness of being lonely after a long time. When his mother came near him, Malin Kundang who was with his beautiful wife and his ship crews denied that she was his mother. She had pleaded Malin Kundang to look at her and admit that she was her mother. But he kept refusing to do it and yelling at her. At last Malin Kundang said to her “Enough, old woman! I have never had a mother like you, a dirty and ugly woman!” After that he ordered his crews to set sail to leave the old woman who was then full of sadness and anger. Finally, feeling enraged, she cursed Malin Kundang that he would turn into a stone if he didn’t apologize to her. Malin Kundang just laughed and set sail. Suddenly a thunderstorm came in the quiet sea, wrecking his huge ship. He was thrown out to a small island. It was really too late for him to avoid his curse, he had turned into a stone.
Once upon a time, lived a very poor family in West Sumatra and this was a family of Malin Kundang. To provide a living for his family, his father went to sea but never returned home. People talked about his father’s death and made his mother so anxious in each day. Furthermore, he was still very young and had not been able to help his mother.
However, life must go on. His mother did not want continuing to grieve and doing nothing. His mother chose to work hard and did a lot of jobs every day. However, his family financial had not improved since the money was only to meet their daily needs without being able to be saved.
Seeing his mother continued to work in each time, he did not have the heart and intended to help his mother. He asked his mother to sail and made money as much as possible. At first, his mother was not banned because of fear that Malin did not come back like his father. Nevertheless, he kept pressing until his mother allowed him to go.
He immediately set to sail because it has been allowed by his mother, and his departure was accompanied by his mother’s sobs. On board, he continued to learn and began to know the ins and outs of the ships and commerce.
Many years after the initial voyage, he had not had the opportunity to visit his mother in the hometown. Indeed, he was eager to go home but there were so many jobs to be done. In one time, he asked for permission to skipper of the vessel and allowed to go home. Malin was very excited and with the whole of crew, he returned to his hometown.
But, fate has not given him permission to go home. In the ocean, his ship was intercepted by pirates and all crew were massacred. He was very lucky because could hide and survived from the massacre. He ended up stranded on an island and worked hard to be a wealthy merchant. Fortunately, he was success. His wealth is so abundant because of hard working to build a wealth. He also married a girl who was very pretty and rich so that they could live happily.
With wealth and a prosperous life, he forgot to return home in order to meet his mother. However, inadvertently Malin had to go to his hometown for commercial affairs. He set off with his wife and children to come back home.
Arrived at his hometown, Malin Kundang met his mother and his mother hugged him very close. However, he even scolded his mother and pushed up a heap. He actually recognized his mother’s face, but there is a huge shame because there are crews as well as his wife. In front of them, he did not acknowledge that a woman who fell down was his mother. He even told her that her mother was so despicable and he did not recognize it.
After completing his business, he got out of his hometown. His heart had hardened into stone. With his wife and his children, he went sailing back. His mother was her sad and inwardly, he prayed that Malin changed into stone.
Instantly, the sky became overcast, lightning, and rain was falling. His ship hit rocks and was crashing. Malin bodies swayed to the opposite shore and the magic happened. He slowly turned to stone and it was known as Malin Kundang stone.
6. BUATLAH RANGKUMAN TENTANG CERITA MALIN KUNDANG
Jawaban:
Seorang anak laki-laki semata wayang hidup bersama ibunya. Mereka tergolong keluarga miskin sehingga si anak pun memutuskan untuk merantau dengan menumpang kapal saudagar. Sayangnya perjalanan tersebut kacau, kapal yang ia tumpangi mengalami musibah dan ia kemudian terdampar di sebuah pulau. Di pulau itu ia memulai hidup baru, bekerja giat hingga sukses. Ketika sukses ia menikah dengan wanita jelita dan kemudian melakukan pelayaran. Suatu hari ia tiba di pulau tempat ibunya tinggal. Namun sikap angkuh Malin Kundang membuat ia malu mengakui ibunya. Ibunya pun sakit hati lalu menyumpahinya. Sumpah serapah ibu Malin Kundang mustajab sehingga ia pun menjadi batu.
Penjelasan:
jadikan jawaban terbaik yhaa...
Rangkuman dari cerita Malin Kundang adalah pada sebuah desa tinggalalah seorang ibu dengan seorang anak laki-laki bernama Malin Kundang di gubuk dengan kondisi ekonomi yang sangat kurang. Pada suatu hari, anaknya ingin pergi merantau ke pulau seberang untuk meningkatkan ekonomi keluarganya. Awalnya ibu Malin tidak menyetujui niat Malin untuk pergi merantau, karena keinginan keras Malin hingga akhirnya ibu Malin mengizinkan untuk pergi merantau. Malinpun menjadi kaya akan tetapi sombong, Malin tidak lagi mengakui ibunya yang telah merawatnya dan mmebesarkannya dari kecil. Malin menjadi sangat sombong karena Harta yang dimilikinya. Ibunya Malin berkali-kali ingin bertemu dengan Malin tapi karena kesombongan Malin. Ibunya pun tega di usir untuk pulang ke kampung halamannya. Ibunya Malin Kundang sangat sakit hari atas perbuatan Malin, hingga akhirnya ibu Malin mengutuk Malin menjadi sebuah Batu. Batu tersebut sekarang terkenal menjadi sebuah cerita rakyat Malin Kundang.
7. malin kundang cerita rakyat dari mana
dari daerah sumatera baratDari Provinsi Sumatera Barat
8. cerita rakyat malin kundang
Malin Kundang berasal dari Sumatera Barat.Mengisahkan tentang seorang anak durhaka terhadap ibunya,lalu ibunya meminta terhadap Tuhan supaya diberikan hukuman.Lalu tubuh Malin Kundang berubah menjadi batu
9. cerita rakyat malin kundang
Jawaban:
Penjelasan:Pada zaman dahulu kalah di pesisir pantai Sumatera Barat hidup lah satu keluarga nelayan yang terdiri dari ayah, ibu dan anak laki-laki bernama Malin Kundang. Kehidupan mereka sangat lah susah dan serba kekurangan.
Menyadari kondisinya tersebut, sang ayah akhirnya memutuskan untuk merantau ke negeri seberang. Ia berharap bisa mengubah nasib keluarganya, terutama sang anak.
Malin Kundang pun tinggal berdua bersama sang ibu. Setelah satu tahun lamanya ditinggal, sang ayah tak kunjung pulang dan memberikan kabar. Keluarga itu pun pasrah menerima kenyataan.
Waktu terus berjalan hingga akhirnya Malin Kundang tumbuh menjadi pemuda yang pekerja keras. Dia selalu membantu ibunya mencari uang dan akhirnya memutuskan untuk merantau juga.
Walau dengan berat hati, sang ibu mengikhlaskan Malin Kundang untuk pergi mencari uang ke negeri seberang. Malin pun berjanji untuk kembali dan membahagiakan sang ibu.
Setelah beberapa tahun, Malin Kundang kembali ke kampung halamannya. Ia menggunakan pakaian yang bagus dan berlayar dengan kapal besar. Hal itu pun menjadi perhatian warga setempat hingga akhirnya salah satu warga mengenali Malin Kundang.
Ibunya pun mendengar kabar Malin Kundang kembali dan berada di pelabuhan. Saat sang Ibu memanggil namanya, Malin tak mengakui bahwa wanita tua tersebut adalah yang melahirkannya.
Istri Malin Kundang juga bertanya terkait kebenaran apakah sang ibu adalah wanita tua dan miskin. Malin tetap kukuh dan menolak mengakui keberadaan sang Ibu.
Baca juga: Cerita Malin Kundang dalam Bahasa Inggris, Lengkap Kesimpulannya
Kecewa melihat perilaku sang anak, Ibu Malin Kundang pun berdoa kepada tuhan agar anaknya diberi hukuman yang berat. Sehari setelahnya, Malin Kundang, kapal dan awak kapalnya tersambar petir dan berubah menjadi batu.
Sang Ibu percaya bahwa itu adalah hukuman dari Tuhan yang maha Esa kepada Malin Kundang karena durhaka tak mengakui sang Ibu. Saat ini, batu yang dipercaya sebagai Malin Kundang masih berdiri di pantai di Sumatera Barat.
Semoga cerita Malin Kundang bisa menjadi pengingat kita untuk selalu menyayangi kedua orang tua ya!
10. buatlah rangkuman cerita malin kundang
Cerita ini mengisahkan tentang kedurhakaan seorang anak terhadap ibunya.cerita rakyat ini berasal dari provinsi sumatera barat.di dalam cerita ini seorang malin kundang yang dulunya termasuk golongan anak yang manja kepada ibunya.setiap bepergian ke manapun dia selalu minta di kundang/gendong oleh ibunya.karena itilah dia di panggil malin kundang oleh masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.hari demi hari pun malin kundang semakin dewasa dan dia pun memutuskan untuk merantau ke negeri seberang untuk mencari rezeki.
Di tempat merantaunya pun malin kundang menemukan keuarga yang sangat menyayanginya,bahkan malin kundang pun di jodohkan dengan anak gadis di tempatnya tinggal tersebut.dan akhirnya mereka pun menikah.setelah menikah pun malin kundang semakin kaya dengan usaha yang selalu menguntungkan.sampai akhirnya malin kundang dan istrinya di karuniai seorang anak.tetapi di samping itu sedikit pun malin kundang tidak pernah mengingat keadaan ibunya,bahkan lupa dengan keadaan ibunya.padahal jauh di negeri asl malin,ibunya sangat merindukan malin kundang yang tidak pernah memberi kabar kepada ibunya. setiap hari ibunya selalu teringat kepada malin yang tidak memperdulikan dirinya.
sampai suatu saat malin berlayar ke negeri asalnya untuk berjualan dan setelah sampai di sana malin kundang pun bertemu dengan ibunya.ibunya pun sangat gembira bisa melihat putra tercinta lagi,apalagi dalam keadaan kaya raya.tetapi malin pun tidak mengakui kalau itu ibunya.karna dai malu kepada istrinya.ibunya sangat sedih akan kejadian itu dan tanpa ibunya sadari keluar sumpah serapah dari mulut ibunya."DASAR ANAK DURHAKA,JADILAH KAU BATU"dan dalam sekejap pun malin kundang terjerembab dan perlahan mengeras menjadi batu yang tak berdaya.melihat putranya itu ibunya sangat menyesal dengan ucapannya.tetapi malin kundang sudah tidak bisa lagi kembali menjadi manusia.
11. cerita rakyat malin kundang
Malin Kundang
Dahulu kala, tersebutlah sebuah keluarga miskin yang terdiri dari seorang ibu dan anaknya yang bernama Malin Kundang. Karena ayahnya telah meninggalkannya, sang ibu pun harus bekerja keras sendiri untuk bisa menghidupi keluarganya.
Malin adalah anak yang pintar tapi sedikit nakal. Ketika dia beranjak dewasa, Malin merasa kasihan pada ibunya yang sedari dulu bekerja keras menghidupinya. Kemudian Malin meminta izin untuk merantau mencari pekerjaan di kota besar.
“Bu, saya ingin pergi ke kota. Saya ingin kerja untuk bisa bantu ibu di sini.” pinta Malin.
“Jangan tinggalkan ibu sendiri, nak. Ibu hanya punya kamu di sini.” kata sang ibu menolak.
“Izinkan saya pergi, bu. Saya kasihan melihat ibu terus bekerja sampai sekarang.” kata Malin.
“Baiklah nak, tapi ingat jangan lupakan ibu dan desa ini ketika kamu sukses di sana” Ujar sang ibu berlinang ari mata.
Keesokan harinya Malin pergi ke kota besar dengan menggunakan sebuah kapal. Setelah beberapa tahun bekerja keras, dia berhasil di kota rantauannya. Malin sekarang menjadi orang kaya yang bahkan mempunyai banyak kapal dagang. Dan Malin pun sudah menikah dengan wanita cantik di sana. Berita tentang Malin yang menjadi orang kaya sampai lah ke ibunya. Sang ibu sangat senang mendengarnya. Dia selalu menunggu di pantai setiap hari, berharap anak si mata wayangnya kembali dan mengangkat drajat ibunya. Tetapi Malin tak pernah datang.
Suatu hari istiri Malin bertanya mengenai ibu Malin dan ingin bertemu dengan nya. Malin pun tidak bisa menolak keinginan istri yang sangat dicintainya itu. Malin menyiapkan perjalanannya tersebut menuju desanya menggunakan sebuah kapal pribadinya yang besar nan cantik. Akhirnya Malin pun datang ke desanya beserta istri dan anak buahnya.
Mendengar kedatangan Malin, sang ibu merasa sangat gembira. Dia bahkan berlari menuju pantai untuk segera melihat anak yang disayanginya pulang.
“Apa itu kamu Malin, anak ku? Ini ibu mu, kamu ingat” Tanya sang Ibu.
"Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirim kabar?" Katanya sambil memeluk Malin Kundang.
Sang istri yang terkejut melihat kenyataan bahwa wanita tua, bau, dekil yang memeluk suaminya, berkata:
"Jadi wanita tua, bau, dekil ini adalah ibu kamu, Malin"
Karena rasa malu, Malin Kundang pun segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga jatuh.
“Saya tidak kenal kamu wanita tua miskin” kata Malin.
"Dasar wanita tua tak tahu diri, Sembarang saja mengaku sebagai ibuku." Lanjut Malin membentak.
Mendengar perkataan anak kandungnya seperti itu, sang ibu merasa sedih dan marah. Ia tidak menduga, anak yang sangat disayanginya berubah menjadi anak durhaka.
"Oh Tuhan ku yang kuasa, jika dia adalah benar anak ku, Saya mohon berikan azab padanya dan rubah lah dia jadi batu." doa sang ibu murka.
Tidak lama kemudian angin dan petir bergemuruh menghantam dan menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu, Tubuh Malin Kundang kaku dan kemudian menjadi batu yang menyatu dengan karang.
Amanat: Jadilah orang yang berbakti pada orang tua. Dan janganlah sekali-kali durhaka padanya.
12. menceritakan tentang apakah cerita rakyat malin kundang?
tentang anak yang durhaka kepada ibunya, dan akhirnya si anak pun dikutuk oleh ibunya karna melupakan ibunya saat dia sudah sukses.
Tentang anak durhaka, katena mempunyai istri orang kaya cantik, maka ia betubah menjadi sombong dan tidak mengakui ibu kandungnya
13. cerita rakyat malin kundang
Jawaban:
malin kundang adalah anak yang dirhaka kepada ibunya
Penjelasan:
maaf kalo kurang lengkap
14. RANGKUMKAN CERITA MALIN KUNDANG BANTUIN YGY
Jawaban:
Malin Kundang adalah cerita rakyat yang berasal dari provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Legenda Malin Kundang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Cerita rakyat yang mirip juga dapat ditemukan di negara-negara lain di Asia Tenggara.
15. cerita rakyat malin kundang
dari sumatra barat menceritakan tentang kisah seorang anak yang durhaka kepada ibu nya cerita rakyat malin kundang adalah cerita rakyat yg berasal dari SumBar yang menceritakan ttg seorang anak yang tidak mengakui ibunya setelah ia sukses dan ibunya pun marah dan mengutuk malin sehingga malin menjadi batu.
Posting Komentar untuk "Rangkuman Cerita Rakyat Malin Kundang"