Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Jobdes


Contoh Jobdes

Sebutkan struktur organisasi osis lengkap dengan jobdesnya/tugas peran tersebut!​

1. Sebutkan struktur organisasi osis lengkap dengan jobdesnya/tugas peran tersebut!​


Struktur, Tugas, dan Tanggung Jawab Organisasi OSIS

OSIS memiliki struktur organisasi yang terbagi atas Pembina dan Pengurus OSIS. Pembina OSIS terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan guru yang menjadi anggota pembina yang bertugas memberikan masukan kepada pengurus OSIS dan membinanya melalui kegiatan organisasi.

Pada dasarnya, struktur OSIS ini hampir sama Quipperian, baik itu struktur OSIS SMA, struktur OSIS SMP, atau struktur OSIS SMK. Mungkin jika pun ada perbedaan, karena kebijakan dan peraturan masing-masing sekolah saja. Namun, secara umum, beginilah struktur OSIS pada umumnya:

1. Kepala Sekolah -> sebagai Ketua seluruh kepengurusan OSIS.

2. Wakil Kesiswaan / Wakil Kepsek -> sebagai Wakil Ketua, yang mendampingi Kepala Sekolah

3. Pembina OSIS

Tugas:

Bertanggung jawab terhadap seluruh rencana, pengelolaan, pembinaan, dan pengembangan OSIS di sekolah.

Memberi nasihat dan saran pada perwakilan kelas dan pengurus OSIS.

Mengesahkan dan melantik anggota OSIS.

Mengerahkan keanggotaan perwakilan kelas.

Mengarahkan penyusunan Anggaran Rumah Tangga dan program kerja OSIS.

Menghadiri dan mengawasi rapat OSIS.

Mengevaluasi kinerja OSIS.

4. Pembina Keuangan

Bertanggung jawab terhadap seluruh rencana, pengelolaan, pembinaan, dan penggunaan uang dalam anggota OSIS.

Memberi nasihat dan saran pada Bendahara dan Wakil Bendahara.

Mengevaluasi keluar masuknya uang dalam organisasi OSIS.

5. Ketua

Tugas:

Memimpin organisasi dengan baik.

Menetapkan kebijakan dan menyusun program kerja.

Mengoordinasi seluruh anggota kepengurusan.

Memimpin rapat.

Mengevaluasi kinerja seluruh anggota kepengurusan.

6. Wakil Ketua

Tugas:

Bekerjasama dengan Ketua dalam setiap kegiatan.

Ikut menetapkan kebijakan dan melaksanakan program.

Memberi saran dan nasihat kepada Ketua setiap mau mengambil keputusan.

Menggantikan Ketua saat Ketua berhalangan.

Bertanggung jawab kepada Ketua.

7. Sekretaris

Tugas:

Sekretaris bertindak sebagai notulen, menyiapkan agenda, evaluasi kegiatan, hasil rapat, dan laporan.

Wakil Sekretaris bertindak untuk membantu Sekretaris I, menggantikan Sekretaris I jika berhalangan dan membantu Wakil Ketua mengoordinasikan seksi-seksi bidang OSIS.

8. Bendahara

Tugas:

Bertanggung jawab mengetahui pemasukan dan pengeluaran uang.

Mengatur inventaris dan perbendaharaan.

Membuat kuitansi untuk tiap transaksi.

Tugas Wakil Bendahara ialah mendampingi Bendahara, membantu, menggantikan, dan ikut mengawasi keluar masuknya uang selama menjabat.

9. Ketua Seksi Bidang

Tugas:

Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan yang berkaitan dengan bidangnya masing-masing

Melaksanakan kegiatan seksi yang diprogramkan.

Memimpin rapat seksi.

Menetapkan kebijakan dalam lingkup seksinya.

Program OSIS

Quipperian, OSIS memiliki beberapa program dalam berbagai bidang dengan penjabaran sebagai berikut:

Bidang keagamaan: dengan tugas mengadakan kajian rutin setiap agama di sekolah dan membentuk kegiatan ekstrakurikuler keagamaan.

Bidang sosial: dengan tugas melakukan penggalangan dana, bakti sosial dan sosialisasi.

Bidang kesenian: dengan tugas mengadakan event yang berhubungan dengan kesenian dan mengembangkan potensi kesenian baik dari siswa dan skala acara.

Bidang lingkungan: dengan tugas melakukan kerja bakti, workshop, dan penyuluhan yang berkaitan dengan lingkungan.

Bidang kesenian: dengan tugas melakukan kegiatan olahraga, pertandingan berkala dan mengembangkan potensi siswa dalam bidang olahraga.

Motivasi Menjadi Anggota OSIS

Lalu, sebenarnya apa sih yang jadi motivasi seseorang jadi anggota OSIS? Simak di bawah ini, ya alasan-alasannya!

1. Pengalaman organisasi

Dengan menjadi anggota OSIS, Quipperian diajak untuk memiliki pengalaman bersosialisasi dengan banyak orang dan berani bersuara. Hal ini berguna bagi Quipperian yang akan terjun ke dunia kerja nantinya dengan anggota tim yang lebih kompleks.

2. Memupuk jiwa kepemimpinan

Menjadi pengurus OSIS berarti Quipperian akan diajak untuk cepat beradaptasi dengan segala situasi dengan menggerakkan inisiatif. Dengan cara ini, jiwa kepemimpinan akan terus dipupuk mulai dini.

3. Memiliki kemampuan manajemen waktu

Quipperian yang menjadi pengurus OSIS diajak untuk memiliki manajemen waktu yang baik, karena selain menjalani proses belajar dan mengajar, Quipperian juga memiliki tanggung jawab di organisasi. Kemampuan ini bisa saja menjadi nilai positif bagi Quipperian kedepannya mengingat banyaknya disrupsi di dunia kerja di masa depan.

4. Merasakan dampak melalui program kerja

Sebagai pengurus, Quipperian akan diajak untuk melakukan kegiatan melalui program kerja seperti melakukan penggalangan dana, kerja bakti, kegiatan pentas seni dan lain-lain. Secara tidak langsung, hal ini berdampak langsung tidak hanya bagi diri sendiri dan organisasi, namun juga melibatkan seluruh elemen penghuni sekolah

semoga membantu maaf jika salahsemoga membantu maaf jika salah


2. Pengurus sebuah organisasi yang diserahi pekerjaan dengan jobdes mengurus masalah keuangan disebut ... .


Bendahara
*maafklosalah

3. Atasan memberi tugas yang tidak sesuai dengan jobdes kepada saya, maka sikap saya .... A. Menolak keras karena tidak sesuai jobdes. B. Berusaha menghindari tugas tersebut. C. Mengerjakan saja. D. Tidak mau mengerjakan. E. Mengemukakan alasan dengan jelas kenapa tidak menerima tugas tersebut.


Tugas merupakan kegiatan atau suatu hal yang wajib dikerjakan atau dilakukan oleh orang yang diberikan tugas tersebut. Ketika atasan memberi tugas yang tidak sesuai dengan jobdes kepada saya, maka sikap saya E. Mengemukakan alasan dengan jelas kenapa tidak menerima tugas tersebut.

Pembahasan:

Tugas biasanya didelegasikan oleh seorang atasan kepada bawahannya dengan jobdesk tertentu. Ketika terdapat atasan yang memberikan tugas tidak sesuai dengan jobdesk kita maka kita berhak menolak atau menanyakan alasan mengapa tugas tersebut dialihkan kepada kita. Apabila memang alasan yang diberikan oleh atasan merupakan alasan jelas maka kita dapat mengerjakan tugas tersebut. Tetapi jika atasan tidak memberikan alasan maka kita dapat mengemukakan alasan dengan jelasn mengapa tidak menerima tugas tersebut. Komunikasi antara atasan dan bawahan merupakan kuncinya.

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang cara komunikasi https://brainly.co.id/tugas/2368066

#BelajarBersamaBrainly

#SPJ9


Video Terkait


Posting Komentar untuk "Contoh Jobdes"